• Jelajahi

    Copyright © sakatanews.com
    Berita aktual tepercaya

    Translate

    Kanal Video

    Dilema di Kota Industri: Menimbang Asa 1,21 Juta Pekerja dan Bayang-Bayang Pengangguran Karawang

    Kamis, 20 Agustus 2026


    Potret Pengangguran di Karawang 

    KARAWANG - Kabupaten Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terpenting di Jawa Barat. Berdasarkan data statistik ketenagakerjaan terbaru, daerah yang dikenal sebagai raksasa manufaktur ini berhasil mencatatkan daya serap tenaga kerja yang fantastis, yakni mencapai 1,21 juta jiwa yang kini menggantungkan hidupnya di berbagai sektor lapangan kerja.


    Di sisi lain, BPS mencatatkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Karawang masih berada di angka 7,99%. Kepala BPS Kabupaten Karawang menjelaskan bahwa persentase pengangguran ini didominasi oleh angkatan kerja muda usia produktif serta lulusan tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) dan menengah atas (SMA) yang baru masuk ke pasar kerja.


    Berdasarkan data resmi Survai Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang, Tingginya angka pengangguran di tengah masifnya kawasan industri menunjukkan adanya kesenjangan (mismatch) antara kualifikasi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan spesifik dunia industri. Persaingan ketat dengan pendatang serta pesatnya modernisasi teknologi pabrik menuntut calon pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan keahlian teknis mereka.


    Keadaan Ketenagakerjaan Kabupaten Karawang Agustus 2025. (Sumber Web BPS Karawang)

    ​Menurut penjelasan resmi instansi statistik tersebut, jumlah angkatan kerja di Karawang terus tumbuh seiring pesatnya daya tarik industri. Namun, laju pertumbuhan tenaga kerja baru belum sepenuhnya seimbang dengan kecepatan penyerapan lapangan kerja formal di perusahaan-perusahaan manufaktur.


    Kondisi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara instansi pemerintah daerah, otoritas BPS, dan pelaku industri lokal. Penyelarasan kompetensi calon pekerja melalui pelatihan vokasi berbasis data BPS menjadi langkah krusial agar daya serap 1,21 juta pekerja dapat terus ditingkatkan dan angka pengangguran 7,99% dapat berangsur turun. (Red)


    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Terbaru