![]() |
| Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Bupati Timor Tengah Utara (TTU). |
KARAWANG — Sebuah rumah tinggal pribadi yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, kini bersiap memiliki fungsi dan manfaat sosial baru yang luar biasa. Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, secara mengejutkan menawarkan hunian miliknya yang berada di Karawang tersebut untuk dikelola dan dimanfaatkan penuh oleh Panti Asuhan Bakti Mandiri.
Momen hangat ini bermula dari agenda anjangsana biasa dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Panti Asuhan Bakti Mandiri, Kelurahan Aplasi, Kefamenanu, Kamis (13/8/2026). Namun, suasana kunjungan resmi tersebut berubah menjadi momen haru penuh rasa syukur saat Bupati menyampaikan niat tulusnya menyerahkan aset hunian di Jawa Barat itu.
Rumah Pribadi di Karawang yang Siap Difungsikan Kembali
Bupati Yosep menceritakan bahwa rumah miliknya di Karawang tersebut telah dibiarkan kosong dan tidak ditempati selama kurang lebih lima hingga enam tahun terakhir. Dibandingkan membiarkan bangunan tersebut terbengkalai, ia memilih untuk menghibahkannya agar bisa digunakan bagi kemaslahatan anak-anak panti dan para suster.
"Suster, saya ada rumah di Karawang. Rumah itu sudah saya tinggalkan lima atau enam tahun yang lalu. Tidak mungkin saya tinggal di sana. Apabila Suster mau, silakan," ujar Yosep di hadapan pengelola panti asuhan.
Keberadaan rumah pribadi di Karawang ini menjadi aset yang sangat berharga. Karawang, sebagai wilayah strategis penyangga ibu kota yang terus berkembang pesat, memberikan aksesibilitas yang sangat baik jika dimanfaatkan untuk pusat pendidikan, tempat tinggal, maupun penunjang kegiatan operasional yayasan.
Rencana Pemanfaatan Hunian Karawang oleh Panti Asuhan
Tawaran rumah di Karawang tersebut disambut gembira oleh Kepala Panti Asuhan Bakti Mandiri, Sr. Alexandra SCC. Pihaknya berencana akan membahas lebih mendalam bersama pihak Gereja mengenai pengalihfungsian rumah di Karawang tersebut.
"Oh, senang banget. Hari ini siapa yang mau kasih kita rumah, apalagi di daerah Jawa/dekat Jakarta. Yang penting kita terima dulu rumahnya. Entah nanti untuk tempat belajar para suster atau tempat untuk membantu orang-orang di sana, nanti kita lihat," ungkap Sr. Alexandra dengan penuh senyum gembira.
Proses Administrasi dan Akta Notaris di Jakarta
Untuk merealisasikan penyerahan rumah di Karawang ini, Bupati TTU dan pihak Panti Asuhan Bakti Mandiri telah bertukar nomor kontak. Keduanya dijadwalkan akan bertemu di Jakarta dalam waktu dekat guna mengurus penandatanganan akta notaris serta proses legalitas penyerahan aset secara resmi.
Langkah kedermawanan ini membuktikan bahwa keberadaan aset bangunan pribadi di lokasi strategis seperti Karawang dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan senyum dan harapan baru bagi anak-anak panti asuhan. (Red)





