![]() |
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memutar langsung memutar ujian tersebut. Ia didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda). |
Langkah ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terhadap digitalisasi dan transparansi dalam proses seleksi kepemimpinan di tingkat desa.
Pelaksanaan tes CAT ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan tim akademisi dari Unsika. Penggunaan metode CAT yang diharapkan dapat menjamin objektivitas hasil ujian serta mempercepat proses penilaian.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memutar langsung memutar ujian tersebut. Ia didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda),Ia didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), serta sejumlah kepala dinas untuk meninjau pelaksanaan ujian yang bagian ke dalam enam ruangan di Kampus 2 Unsika. Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan pentingnya acara ini demi kelancaran dan keutuhan Pilkades Serentak di Karawang.
Di hadapan para calon kepala desa, Bupati Aep memberikan pesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga ketentraman selama proses Pilkades berlangsung. Ia menekankan pentingnya sikap dewasa dalam menghadapi hasil seleksi.
"Siap bertanding, ya harus siap menang dan siap kalah. Jangan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan kita harus bersama-sama menjaga kondusivitas di desa masing-masing," ujar Bupati Aep, Jumat 9/10/2026.
Selain memberikan arahan mengenai sikap peserta, Bupati Aep juga menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk menjaga transparansi dan netralitas dalam seluruh tahapan seleksi. Ia berupaya memberikan keyakinan kepada masyarakat dan para calon kepala desa mengenai integritas proses ini.
"Walaupun banyak isu, insya Allah saya tegak lurus. Murni ini fasilitas terbaik yang kami berikan untuk masyarakat," tegasnya, menepis kekhawatiran mengenai tidaknya intervensi atau penyimpangan dalam seleksi. (T4)





