• Jelajahi

    Copyright © sakatanews.com
    Berita aktual tepercaya

    Translate

    Kanal Video

    Bansos Cair Bulan Ini: Mengapa Jutaan Penerima Dialihkan dan Bagaimana Cara Mengeceknya?

    Jumat, 07 Agustus 2026

    Menteri Sosial RI, Gus Ipul pada saat Konfrensi Pers di Kantor Kemensos RI 

    JAKARTA, — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Sembako untuk periode Triwulan III (Juli–September 2026). Langkah strategis ini tidak hanya berfokus pada efisiensi distribusi keuangan, tetapi juga mempertegas komitmen tata kelola bantuan yang lebih akuntabel dan tepat sasaran.

    ​Hingga awal Agustus 2026, realisasi penyaluran telah menunjukkan progres signifikan. Lebih dari 7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima haknya pada skema PKH, sedangkan program BPNT telah menjangkau lebih dari 12 juta KPM di seluruh Indonesia.


    ​Penataan Berbasis DTSEN: Dinamika Penerima Manfaat

    ​Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa target penyaluran Triwulan III akan memfasilitasi total 18.258.834 KPM untuk BPNT dan 10.001.753 KPM untuk PKH.

    ​Pembaruan data kini secara penuh merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan berkala setiap tiga bulan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Integrasi data tunggal ini memicu penyesuaian skala besar:

    • ​Sektor BPNT/Sembako: Sebanyak 15,2 juta KPM merupakan penerima keberlanjutan dari Triwulan II, sementara 3,04 juta KPM merupakan alokasi penerima baru.
    • ​Sektor PKH: Sebanyak 8,35 juta KPM merupakan peserta eksisting, ditambah 1,64 juta KPM baru hasil pengalihan graduasi.

    ​

    Pergeseran status kepesertaan ini dipengaruhi oleh dinamika demografi dan tingkat kesejahteraan masyarakat—termasuk adanya anggota keluarga yang telah lulus kriteria kemiskinan (graduasi), pindah domisili, wafat, hingga penyesuaian desil ekonomi.


    ​Ketegasan Regulasi: Penangguhan Akibat Penyalahgunaan Judi Online

    ​Salah satu poin paling krusial pada penyaluran periode ini adalah ditemukannya indikasi penyalahgunaan dana bantuan. Bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kemensos menangguhkan serta mendiskualifikasi KPM yang terbukti memanfaatkan rekening simpanan bantuan untuk transaksi judi online.

    ​Gus Ipul menegaskan bahwa negara tidak memberikan toleransi terhadap tindakan penyalahgunaan anggaran sosial. Hak atas bansos yang dicabut dari pelanggar aturan akan langsung dialihkan kepada masyarakat rentan lain yang secara riil lebih membutuhkan.


    ​Panduan Verifikasi Mandiri Status Kepesertaan

    ​Guna memastikan transparansi dan akses informasi yang setara, masyarakat diimbau untuk memverifikasi status kepesertaan secara mandiri melalui saluran resmi pemerintah:

    1. ​Melalui Situs Web Resmi:
      • ​Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.
      • ​Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP dan data wilayah.
      • ​Ketik kode verifikasi (captcha) yang tertera pada layar.
      • ​Klik "Cari Data" untuk melihat rincian jenis bantuan dan status pencairan.
    2. ​Melalui Aplikasi Mobil:
      • ​Unduh aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Kementerian Sosial di Google Play Store atau Apple App Store.
      • ​Manfaatkan fitur pemantauan serta sanggah apabila terdapat ketidaksesuaian data di lapangan.

    ​

    Kementerian Sosial mengingatkan publik agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming bantuan dari situs tak resmi yang berpotensi melakukan pencurian data pribadi (phishing). (Red)

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Berita Terbaru